Hai Otak, ayo Bekerjalah!

2008 December 5
by ethe

Lho? Memang selama ini otakku gak bekerja apa :-) Yah mana aku tau, aku rasa sih bekerja saja dengan cukup baik-baik saja. Ternyata “baik” itu ada standarnya yah. Minimal yang aku tau, kali ini yang dimaksud “baik” adalah seimbang antara otak kiri dan otak kanan.Wew! Jadi ternyata disinyalir otakku kiri dan kanan gak seimbang. Ladies, seperti biasa dominan di otak kanan, sebagai si ahli perasaan. Hm, kalau dibilang otak kiriku gak bekerja, aku gak terima. Ya gak mungkinlah ya. Secara aku kerjanya tukang komputer yang mesti pake logika. Kalo logikanya gak jalan, semua program dan analisa masalah serta perbaikan bisa mandek dong ngikut otak kiri yang katanya pendiam.

Well, kalo emang otak kiri yang katanya kurang semangat itu saja berhasil menciptakan sekian program, memperbaiki sekian program, menyelesaikan sekian permasalahan yah bolehlah aku kasi nilai 7 out of 10 ya? Nah kalo gitu, berarti mungkin yang kanan boleh dong dikasi nilai 10 out of 10. Kalo mau seimbang, apakah keduanya harus jadi 10, atau keduanya harus jadi 7? Pilihannya seperti: banyak belajar matematika, atau belajar untuk kurang perasa.

Aku gak tau mana yang mestinya dilakukan karena baru kepikir sekarang tentang 7 dan 10 tadi. Pastinya minggu lalu (duh! telat nih tulis blog nya) aku mencoba terapi yang namanya craniosacral. Artikel lengkapnya aku belum baca juga sih. Terapi ini sangat sederhana cuma disentuh2 aja belakang kepala dengan ujung jari. Pelan banget. Apa iya sih ada efeknya? Efek apa? Kata si Bapaknya sih berguna untuk mengaktifkan cairan otak supaya berkeliaran dengan bebas dan gegap gempita hingga ke tulang ekor.

Percaya gak sih? Hm, in my case, aku jadi percaya. Jadi diawali dari sentuhan pelan2 yang tampak tak berarti itu (hehe, underestimate ya!) ternyata memang terasa ada denyutan di bagian kepala kanan saja. Lho, kok kanan saja? Iya, soalnya itu bagian yang aktif. Trus waktu bagian kiri disemangati bekerja, ujung jempol kaki kanan ikutan bergerak. Kiri, kanan? Iya kan otak kiri nyambung ke tubuh kanan dan sebaliknya.

Sugesti? Yang pasti setelah terapi rasanya nyaman banget. Rileks banget. FYI, terapi ini juga digunakan untuk yang lagi stress, untuk yang sulit konsentrasi, untuk yang migrain/vertigo, hormon tidak seimbang dst. Semestinya, terapi ini rutin dilakukan per 3 hari supaya ritme cairan otak yang sudah diperbaiki tidak kembali ke ritme lamanya. Soalnya si ritme ini punya kecenderungan untuk kembali ke masa lalunya.

Lalu adakah cara untuk memperlamat acara pulang kampungnya si ritme ini? Ada. Senam otak. Aku pernah membahasnya sekilas sebelumnya. Jadilah sekarang setiap pagi dan sore aku giat senam otak, berhubung hanya ada waktu terapi craniosacral di akhir minggu saja. Later, kalau sudah terasa dampaknya aku akan ceritakan lebih lanjut. BTW, melakukan senam otak memberikan kesempatan berdoa lebih banyak karena ada gerakan yang dibarengi dengan ucapan doa. Nah, minimal dampaknya terasa: minimal berdoa sehari dua kali.

4 Responses leave one →
  1. 2008 December 6

    nyil, dari pada bingung bagaimana melatih otah dan yang mana yang dilatih. Gimana jika elu ngikut metoda gua …

    just a simple methode.

    Perhatikan kanan dan kiri otakmu seolah olah kamu merasakan dengan logika.

    Rasakan kanan dan kiri kamu seolah olah kamu merasakan dengan perasaan.

    Dan setelah itu tidur … dijamin keduanya akan bernilai sama …

    Dan ada 1 methoda lagi yang lebih ampuh:
    Menyeimbangkannya dengan tidak melatih sama sekali, karena kalau keduanya tidak dilatih maka keduanya akan seimbang.. iya kan.. o of 10 or 1 of 10 kekekekeeke

  2. 2008 December 6
    ethe permalink

    #aNgus:
    gak bisa Ngus, otak gue gak dilatih aja dah di atas rata2 :p kalo mau buat jadi 0 atau 1 gue mesti latihan nurunin kemampuan otak besar2an dong, hihihi…

  3. 2008 December 6

    ih kalian berdua ngobrol apaan sih? otak kanan ama otak kiri gue pernah bekerja gak ya?

  4. 2008 December 7
    ethe permalink

    #upika:
    diliat dari pertanyaan elu, keliatannya yang kiri kurang maksimal hihihi :p

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Subscribe to this comment feed via RSS