Lombok, 3rd Day
Yang menarik dari Novotel ini adalah papan pengumuman mengenai aktivitas yang diadakan setiap harinya. Papan ini isinya selalu diubah tiap hari tapi sayang mau foto telat aja keburu ada matahari sehingga tulisannya jadi silau
Pagi ini kami ikutan acara dari hotel yaitu “breakfast on the hill” yang menurut semua orang hotel cozy banget. Jadi kita akan berangkat menggunakan kendaraan hotel kumpul di lobby jam 8 pagi dan seperti biasa telat. Hari ini turis domestik semakin banyak… Mobil yang diberangkatkan ada 3 kijang inova penuh dengan turis domestik maupun mancanegara.Waktu menunggu2 jam 8 itu ternyata masih bisa dioptimalkan untuk mengambil lebih banyak foto
cocok banget buat kaum narsis hihihi… Rumah besar melebar yang jadi background adalah business center, sementara gerbang2 dari pohon itu ada di lorong2 menuju villa.
Dalam bayanganku di bukit itu akan ada satu cafe yang mungkin sederhana, tapi mudah2an interiornya wooden sederhana… Atau bahkan agak batu bata2 gaya Belanda kuno. Trus di outdoor cafe nya akan ada tempat untuk sarapan yang konon menunya hanya sedikit sekali. So, 10 menit or less udah sampai di bukit. Pemandangannya keren banget karena dari lokasi yang sama bisa liat laut sekaligus pantai. Tapi makanannya cuma roti yang kurang enak hiks2.. Jadi pengen kembali ke breakfast yang melimpah di hotel. Setelah foto dengan latar laut dan bukit tadi, kita pun merengek minta pulang ke hotel untuk sarapan tahap 2….
Agak keilangan semangat selain karena kulit terbakar kemarin, juga karena acara breakfast on the hillnya totally tidak seperti bayangan.. Gak ada cafe, gak ada meja/kursi bahkan! Sangat natural
Setelah seharian bermalasan di kamar yang adem….. sorenya akhirnya keluar lagi ke pantai. Saatnya untuk menguji coba camcorder baru yang konon tahan air. Matahari agak tertutup awan, jadi air lautnya agak2 dingin. Lagipula seperti sudah kubilang tadi hotelnya semakin penuh dengan turis domestik yang umumnya datang berombongan sekeluarga besar, jadi pantainya pun penuh. Terpaksa mencari pantai yang sepi agak ke ujung bukit.
Selesai main2 air ternyata trus berjemur bentar walo gak ada matahari (bukan berjemur dong yaaaaa tapi berangin2) eh teringat belum motret pasir di Kuta Lombok yang terkenal khas seperti butiran merica. Lagi motret2 pasir, rumput laut ato gangggang ya, eh ada kepiting kecil…. Plus terharu pada satu pohon hijau kecil yang seperti berusaha hidup di tengah2 pasir hehe, selamat berjuang ya pohon!
Cukup kaki agak kering, berencana untuk pindah ke kolam renang yang ada di sekitar villa2. Konon sih mestinya yang gak tinggal di villa gak boleh ke situ. Tapi kan gak ada tulisannya plus juga kasian kolamnya mubazir dan salah ndiri kenapa ditulis sebagai fasilitas hotel hehe… Jadi pergilah kita ke situ sambil mencuci camcorder yang bekas air laut. Percaya deh, foto dalem aer dengan mata terbuka dan yang pegang shutter button orang laen itu setengah mati susah
And then.. lelah bermain2 saatnya untuk tidur!





akhirnya ada live blogging nya juga hehehe
have fuuuunn……..
#Epat:
actually bukan live blogging, kitanya dah kembali ke peradaban jakarta kemaren sore
kayaknya asik banget ke lombok.. saya orang lombok tapi jarang keliling ke semua tempat indah-indahnya.
#Rozi:
Yup! Lebih indah dari Bali, rasanya… Mudah2an next Xmas 2009 saya bisa pergi ke sana lagi sebelum Bandara International Lombok yang baru sudah selesai… Kalo bandara itu jadi, daerah Kuta (yang menurut saya the best part of Lombok) potensial seramai Senggigi dan Kuta Bali
hei… ide bagus kayaknya, heheheh ikutan deh